Nori Sushi Bar Malang: Where Sushi and Art Meet on Your Plate

Friday, November 25, 2016


Akhir-akhir ini cuaca siang di Malang tidak bisa ditebak dengan pasti. Bisa berubah drastis kapanpun. Cerah tiba-tiba mendung pekat, mendung pekat bisa saja hanya lewat. Memang sudah masuk bulan 'ber ber ber' (baca: September, Oktober, November, Desember) yang rawan hujan tanpa pemberitahuan. Saya sih suka dan cinta-cinta saja akan hujan, dingin sih. Ada alasan kuat untuk bergelung lebih lama dengan selimut *peluk laptop*.

Oke intermezzo, sebenarnya tidak ada hubungannya.

Pada suatu kesempatan siang yang berbahagia, saya dan mba Jule melipir ke Matos (Malang Town Square) di Jl. Veteran Malang No. 2 Penanggungan, Klojen, Kota Malang. Mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Malang kebangetan kalau tidak tahu mall yang satu ini. Dikelilingi oleh universitas-universitas kece (baca: UIN Malang, UB, UM, ITN. Yang lain juga kece kok, dengan caranya masing-masing....ha!) membuat pengunjungnya kebanyakan adalah orang-orang berpendidikan macam faksi erudite nya Divergent.........../krik krik/.

Sebenarnya saya ini jarang sekali ke mall. Mall bukan pilihan ketika gabut atau sekedar ingin jalan-jalan. Mall terlalu rapi, bersih, tertata, dan bagus untuk saya. Lagian menikmati pemandangan barang-barang bagus yang tidak bisa dibeli itu bisa bikin sakit jiwa.

Lain cerita, instagram adalah sebuah media sosial yang menghipnotis penggunanya lewat foto-foto dengan filter-filter mahadashyat sehingga hasilnya terlihat wow. Dari foto pemandangan, orang kayang, lompat, daun jatuh, sampai........makanan.

Apalagi kalau makanannya zoomed in hingga detailnya kelihatan jelas. BAHAYA. 

Dan karena itulah kami ke Matos.

Terimakasih instagram. 

DSC_0308

Nori Sushi Bar tujuan kami kali ini. Lokasinya di lantai dasar Matos dekat food court. Baru dibuka 20 September 2016 lalu, Nori Sushi Bar sudah lumayan terkenal di antara pecinta makanan khususnya sushi, dan hanya ada di Malang loh! 

DSC_0311

Mungil, namun tertata apik. Ornamen-ornamen yang menghiasi juga ala Jepang. Di sini kita bisa mengintip sedikit cara pembuatan menu-menu yang disajikan. Kalau sedang ramai, kita harus mengantri atau menempati food court yang ada di sebelah kanan Nori Sushi Bar.

DSC_0326
いらっしゃいませ!!!
DSC_0313

DAFTAR MENU

DSC_0306

DSC_0307

DSC_0328
Chef special roll: Matos roll and Atomic roll, plus Salmon classic roll (free!)
Where sushi and art meet on your plate. Jargon ini memang sesuai dengan Nori Sushi Bar. Sushi ditata sedemikian rupa sehingga bernilai seni dan enak untuk dipandang, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri.

Baca juga, KEDAISHI: Kedai Jajanan Jepang ala Malang, Kakigori&Takoyaki

Buy 2 get 1 free on Monday to Thursday, yeay! Jadi setiap hari Senin hingga Kamis, anda akan mendapat satu porsi Classic Roll gratis apabila membeli dua paket Chef Special Roll.

DSC_0334
Where sushi and art meet on your place!
Tiga potong Matos Roll di atas gelas kaki yang berisi lampu warna-warni dengan juntaian lobak yang dibentuk sedemikian rupa secara halus (tsuma), daun perteseli, dan haran (daun hijau penghias sushi).

DSC_0335
Salmon Roll topped with wasabi
Sushi (鮨, 鮓, atau biasanya すし, 寿司adalah makanan Jepang yang paling terkenal di luar Jepang dan paling populer di dalam Jepang sendiri. Di Jepang, biasanya sushi dinikmati pada saat kesempatan spesial semisal perayaan tahun baru. Pada zaman Edo, sushi mengacu pada acar ikan yang diawetkan dalam cuka. Namun sekarang, sushi didefiniskan sebagai hidangan berisi beras dan isian dengan cuka sushi.

DSC_0342
Salmon Roll topped with wasabi and gari (marinated ginger)
DSC_0336
Matos Roll
Terdiri dari shari (nasi untuk sushi) yang sudah dicampur dengan cuka beras, garam, gula, dan berbagai macam isian atau disebut neta berupa ikan-ikanan, sayuran, dan daging-dagingan. Pada perkembangannya, selain yang disebutkan di atas, sushi jaman sekarang lebih berinovasi lagi dengan lauk yang digunakan. Setelah ditata sedemikian rupa di atas maki (tikar bambu kecil penggulung sushi), sushi dibentuk sehingga shari dan neta mengepal menjadi satu. Sebagai pengikat biasanya digunakan nori (lembaran rumput laut kering).

DSC_0339
Gradasi hijau dan kuning dari apukat menambah cantik Matos roll ini
Matos Roll ini berisi eel tempura (belut goreng) dan daging kepiting pedas dengan salmon pedas, apukat, dan tobiko di atasnya. Tobiko adalah telur ikan terbang yang biasa dan banyak digunakan dalam berbagai macam varian sushi. Ukurannya berkisar antara 0.5 hingga 0.8 mm, lebih besar daripada telur ikan Capelin namun lebih kecil daripada telur salmon (ikura).
Apukat terasa lembut menyatu dengan shari dan neta sehingga terasa segar.

DSC_0337
Atomic roll
DSC_0340
Salah satu menu yang paling banyak diminati
Atomic roll adalah deep fried sushi yang berisi tuna pedas, kepiting pedas, apukat, dan krim keju. Sebagai tambahan perasa, atasnya dibalur dengan kecap dan mayonais pedas. Jenis ini mungkin yang paling nyaman rasanya dengan lidah Indonesia.


DSC_0323

Pak Johnson, sushi shokunin di Nori Sushi Bar Malang sedang serius membuat sushi pesanan pelanggan.

DSC_0328a
Salmon Lovers dan Mango Delight Roll
DSC_0324w
Sushi Entrees: Salmon Lovers
Dibandrol dengan harga IDR 50k, seporsi sushi dengan neta salmon ini akan memanjakan anda dengan daging salmonnya yang lembut. Satu porsi Salmon Lovers berisi 2 potong salmon sashimi, 2 potong salmon sushi, dan 6 potong salmon roll. 

DSC_0321
Salmon sushi
Salmon sushi terdiri dari kepalan shari dengan salmon di atasnya. Salmon sendiri adalah sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu juga terkenal mengandung vitamin dan mineral yang tinggi. Beberapa mineral penting yang terkandung dalam salmon adalah kalium, selenium, dan B-12.

DSC_0317a
Salmon sashimi
Sashimi (刺身)adalah makanan laut segar yang disantap dalam keadaan mentah. Adanya jenis makanan ini dikarenakan Jepang adalah negara kepulauan penghasil ikan laut segar sepanjang tahun, sehingga masyarakat Jepang sudah terbiasa menyantap makanan laut segar dalam keadaan mentah.

WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.55.10
Biasanya sashimi dicelupkan dulu dalam kecap asin (otesho), asinan jahe, dan wasabi sebelum dimakan sebagai perasa.
WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.52.29

WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.52.27
Salmon sashimi dengan gari (asinan jahe) dan wasabi.

DSC_0332
Wasabi dan gari
Wasabi dan gari adalah tambahan yang wajib disediakan dalam penyajian sushi dan sashimi.

Bagi sebagian besar lidah Indonesia, wasabi terasa aneh dan tidak enak sehingga jarang ada yang mau. Padahal menurut saya, justru cita rasa sushi akan hidup dengan aroma wasabi. Cukup sedikit saja, kalau tidak bisa tersedak karena bagai ada tungku api di dalam tenggorokan. Aromanya kuat dan pedas, namun tidak terasa pedas seperti cabai.

Sebenarnya ada alasannya tersendiri mengapa wasabi disajikan. Senyawa kimia isotiosianat yang terkandung dalam wasabi bersifat antimikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri pada ikan segar. Wasabi sendiri adalah tanaman Jepang asli dari suku kubis-kubisan. Cara penyajianya dengan cara diparut.

WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.52.34
Gari (acar jahe muda)
Gari adalah irisan tipis jahe muda yang yang direndam dalam larutan cuka dan gula. Jahe muda dipilih karena dagingnya lembut dan memiliki rasa manis alami, selain itu hanya jahe muda yang dapat menghasilkan warna merah muda yang indah. Gari dianggap penting dalam penyajian sushi sebagai penyela ketika menikmati sushi yang berbeda.

Sebagaimana yang diketahui, jahe mengandung anti-mikroba yang juga mengandung manfaat sebagai pencegah tumbuhnya mikroba ketika mengonsumsi makanan mentah.

WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.55.59
Tsuma (lobak)
Ini adalah salah satu garnish yang biasa disajikan bersama sushi atau sashimi. Lobak dipotong panjang-panjang dengan ukuran sangat halus, rasanya segar. Sebenarnya pertama kali ini saya mencoba lobak karena saya pikir rasanya seperti bawang, ternyata lebih seperti bengkuang namun lebih tawar.

DSC_0336w
Mango Delight Roll
DSC_0323w

Mango Delight Roll berisi tempura udang, asparagus, dan apukat dengan slamon pedas, mangga, dan tobiko di atasnya. Rasa manis sedikit asam dari mangga dan krispi tempura udang di dalam sushi menghadirkan rasa segar yang menyenangkan seperti namanya, delight. Saya pribadi lebih suka sushi segar seperti Matos roll dan Mango delight roll dibandingkan Atomic roll yang digoreng.

WhatsApp Image 2016-11-24 at 21.56.01
Mango Delight roll dengan tempura udangnya yang menyembul krispi, yummy!
Untuk ukuran kedai sushi yang baru dibuka sekitar tiga bulan, Nori Sushi Bar cukup ramai dikunjungi hingga pada jam-jam tertentu pelanggan harus antri atau makan di tempat lain semisal food court. Penataan makanan di piring beserta hiasannya patut diacungi jempol, sepertinya chef Nori Sushi Bar ini rangkap jabatan antara koki dan gardener. 

Kata mba Jule;

"Ini gara-gara Nida nih saya begini"

"Emang kenapa mba?"

"Saya ga pernah ada kepikiran makan aneh-aneh begini."

"Emang sushi aneh mba ya?"

"Iyalah."

"Yah yaudah deh mba, udah nyoba kan? Enak kan?"

"Iya, tapi saya lebih suka yang Atomic itu." Saya nyengir sambil ngeliatin mba Jule merem melek ngerasain wasabi, hehe.

Gara-gara rame ngobrol makan sushi sambil motret ini itu, sampai agak ga enak soalnya ada yang antri sedang kami masih jeprat-jepret sana-sini. Maafkeun pak, cari sudut yang bagus emang butuh beberapa cekrik biar pas, hehe. Gara-gara nanya juga saya sampai ditanyain:
"Pak, ini pakai nasi atau ketan?" Tanya saya.

"Pakai beras Jepang yang udah dicampur ini itu biar enak."

"Oh, trus ini apa ya? Kalau ini? Ini telur ikan apa? Salmon?"

"Itu lobak. Kalau itu marinated ginger. Namanya tobiko, telur ikan terbang mba." Jelas bapaknya panjang lebar.

"Mba nya wartawan ya?" Kicep saya langsung. Waduh gara-gara banyak tanya nih.

"Ngga sih pak,hehe." Mau jawab blogger tapi keburu tengsin duluan.

Untuk kedepannya, semoga Nori Sushi Bar bisa lebih sukses dan bisa menyediakan tempat yang lebih lapang lagi, hehehe.

You Might Also Like

8 komentar

  1. duh foto fotonya bikin gimana gitu..
    mbak nya berhasil bikin saya mupeng
    sumpah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. The power of close up technique pak xD hehe
      foto makanan yg bisa bikin ngiler kemg dr deket, biar yg lihat puyeng mikirn gmn rasanya mau gigit XD
      Terimakasih! ^^

      Delete
  2. foto makanannya :))
    bagus bagussssssss.
    terus gue merasa kalah gitu. wakakakakkaakaka.

    btw, kurang begitu suka sushi, kecuali sushi yang matang. baru deh suka :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kabeeeeeeeeennn :)))))
      bikin senyum lebar di malam minggu sepi sendiri deeh ha!

      seperti perasaan dia yang ngga matang-matang untuk ijab kabul ya kaben wks xD

      Delete
  3. Mbak foto makanannya bikin mupeng.
    ehhh bagus banget jd foodblogger. wkwkw.

    Di malang ada tempat kece begini ? wah aku baru tau. eh emang masih baru sih ya itu?
    50 rb lumayan lah ya.. stanfar.
    Tapi kalau mentah mah.. q nda suka. Ndeso aquuuu wkwkwkw.
    Nda bisa makan makanan mahal.
    Justru sushi sushi yang asli mah mentah mentah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah berarti aku berhasil ya mba xD berhasil bikin orang mupeng+laper
      makasih /peluk/

      Ada mbaaa di salah satu stand foodcourt di lantai bawah tuuh.
      Wkwkwkwkw bukan ndeso sih, kan emg lidah kita beda sama sana xD
      Eh ga juga sih, mateng mentah dari sananya emg ada ^_^ yukdeh cus, plate-ing nya keren loh *.* instagraamble banget!

      Delete
  4. Tolong kak.... saya pesen semua. saya nda kuat. saya lapar hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan pak, masih available semua kok, beli semua bonus senyuman dari chefnya xDD

      Delete

Bagaimana? Beri pendapat sekaligus kenalan yuk! ヽ(⌐■_■)ノ♪♬

Sanak Rancakヾ(⌐■_■)ノ♪

Sahabat Google+

Beli Hosting Gratis Domain

hosting terbaik

Instagram