Bakso Cak Pitung Sidoarjo, Sabar Antre?

Wednesday, January 11, 2017


Bakso Cak Pitung - Tersebutlah masa senja kala di mana masih menggunakan seragam putih biru kebanggaan anak baru gede lulus esde. Kala itu inflasi tidak semengerikan sekarang. Kurs masih naik turun di angka 9.000 rupiah. Dapat kembalian permen rasanya senang dan legawa karena sebanding seratus rupiah untuk sebungkusnya. 

Assalamualaikum para Benang Sari dan Putik ku tercinta, haha. Kali ini akan saya bawa anda ke sebuah tempat yang tidak diketahui oleh Pewdipie /apasih. Mungkin kelihatannya sederhana sekali mengulas tentang bakso, warung lagi. Ah pokoknya kalau ke Sidoarjo cobain sendiri deh ya~


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Adalah sebuah warung bakso yang sudah ada sejak saya SMP, bahkan mungkin lebih lama dari itu. Bakso yang terkenal seantero Sidoarjo ini bertempat di daerah Kantor Pos Sidoarjo, tepatnya di jalan Gajah Magersari dekat dengan Alun-Alun Sidoarjo. Sayang sekali tidak bisa dijangkau dengan kendaraan umum karena masuk ke gang. Tapi tak begitu jauh dari jalan raya, bisa ditempuh dengan berjalan sekitar 10 menit.

BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Bakso Cak Pitung mulai buka jam 11.30, namun antrean sudah terbentuk bahkan sejak jam setengah sebelas. Kursi sudah penuh terisi, sisanya menunggu sang juragan datang untuk melayani. Dari mulai pekerja pabrik, kantoran, hingga anak sekolahan berjajar rapi mengantre giliran. Yang ingin makan ditempat antre di sebelah kanan, yang ingin bungkus silahkan antre di sebelah kiri gerobak.

Bahkan ada yang datang sebelum gerobaknya datang. Wah, seberapa enak sih Bakso Cak Pitung ini?

BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Inilah dia tersangka yang membuat orang-orang menunggu dengan sabar (Cak Pitung memakai kaos garis-garis abu-abu dan oranye sedang menghadap ke belakang).

Teringat kemarin mengajak umik kesini, namun demi melihat antrean yang sudah mengular hingga hampir ke jalan raya, akhirnya kami urung. Selang beberapa hari kemudian ditemani Dwi, teman SMA, saya akhirnya berada di antrean. Sempat sangsi juga karena melihat banyak orang sudah berkumpul.

Betapa tidak, jam 11.20 kami datang tempat parkir hampir penuh, kursi terisi semua. Demi merasakan kembali bakso kenangan jaman SMP, dengan sopan akhirnya saya meminta geser dua mba-mba agar kami bisa duduk, hehe.


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Yang ini namanya bakso Mercon. Biasanya cabe diisikan di tengah bakso, tapi ini tidak. Adonannya berupa adonan bakso dengan potongan cabe kasar dengan potongan jamur. Rasanya? Mungkin anda tidak perlu menambahkan sambal, pedas! Tapi bumbunya tetap terasa dengan potongan jamur yang membuatnya kenyal. Satu bakso Mercon dibandrol dengan harga 5K.


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Ada pula bakso kecil, bakso jamur, dan bakso urat yang harganya berkisar antara 5K-7K. Pada waktu itu saya maunya pesan satu butir tiap jenis. Namun alhamdulillah, karena masih kuat iman dan menjunjung nilai-nilai kecukupan, saya hanya memilih bakso Mercon, bakso Keju, siomay, dan gorengan. Tidak boleh serakah :) (padahal kunjungan selanjutnya sudah direncanakan akan membeli jenis lain yang belum dicoba, hehe). 


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Tak ketinggalan yang paling juara dan laris adalah bakso isian Keju dan telur rebus utuh. Bakso keju dan telur dihargai 7K/butir. Bakso keju inilah yang membuat saya sampai kepikiran, masuk ke dalam mimpi tidur siang. Saking larisnya, biasanya jam 4 sore sudah ludes semua.

BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Enaknya, di sini kita bisa beli custom alias bebas memilih mau bakso apa. Jadi bisa menyesuaikan dengan kocek. Ohya, selain siomay dan bakso berupa jenis tadi, tersedia pula gorengan dan tahu goreng. Gorengan biasa seharga 500 perak, sedangkan gorengan bulat berisi telur puyuh seharga 2K.


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Menurut saya, mengapa Bakso Cak Pitung bisa begitu laris terletak pada kuahnya. Tidak seperti bakso Solo yang kuahnya cenderung bening. Kuah Bakso Cak Pitung kaya rasa dan rempah. Saya bisa merasakan sedikit rasa jahe yang membuatnya sangat pas disantap pada saat musim hujan seperti ini. 

BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Ini dia penampakan bakso isian keju yang saya pesan. Ukurannya besar, pun potongan kejunya. Seperti yang pernah saya bilang beberapa kali, nothing goes wrong with cheese, stay classy! Lain waktu, mungkin kejunya bisa di upgrade menjadi keju mozarella :) #tsaaaaah. Bayangkan coba, molor-molor cheesy, so irresistible! -mulai ngeces-. 


BAKSO CAK PITUNG SIDOARJO

Sehabis makan bakso enak tak lengkap rasanya tanpa es di siang hari yang panas di Kota Sidoarjo. Sayapun memesan es teh seharga 2K ini. Murah kan?

Saran untuk Cak Pitung, mungkin kursi dan meja bisa ditambah lagi mengingat pengunjung yang membludak. Kasihan kalau sudah pegang mangkok, tapi masih harus berdiri untuk menunggu ada yang selesai makan. Apalagi kalau Bakso Cak Pitung dijadikan tempat rumpi atau reuni seperti yang saya lakukan dengan Dwi. Alhasil karena merasa tahu diri (waks xD) kami pindah ke tempat parkir.

You Might Also Like

14 apresiasi, terimakasih banyak!

  1. Ihhh foto makanannya bagus banget sih. Bawaannya pengen cepet2 nyamperin kang bakso. >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini di Jawa Timur loh kak xD sayang belum dijual online xD
      Tapi kalo ke Sidoarjo jangan lupa kesini ya xD

      terimakasih compliment nyaaaa~~~

      Delete
  2. Saya tertarik dengan tulisan anda. Saya juga mempunyai tulisan serupa yang anda bisa lihat di www.pariwisata.gunadarma.ac.id

    ReplyDelete
  3. Jujur.. kamu keren!!
    Hahahaa

    Biasanya kalau aku mau review tempat makan dan udah antri antri begini, aku udah bete duluan. Alhasil makan ya makan aja, ga sempet ngefoto foto se detil ini.

    Keren ya bakso keju, tapi kalau di upgrade ke keju mozarella kayaknya aneh deh. Nanti leleh leleh bareng sama kuahnya jadi aneh wkwkwk. Gitu aja kayaknya udah bikin aku ngiler nih. Kapan ya aku main kesidoarjo. Ajakin dong kalo aku kesana.

    Eh jadi kamu asli sidoarjo?

    eh yaaa... kamu pake kamera apa sih terang banget, tajem pula gambarnya. Apa karna si yang ngefoto juga handal kali ya?
    hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jujur...kakak juga keren! Aku suka blog kakak meski ga satu niche tapi campur aduk, tapi seru xD

      Nah itu tergantung temen makannya, kalo sama" bete jangankan makan, langsung pulang saya mah xD

      Ke Sidoarjo jangan cuma rencana deh kak, segera disusun itinerary nya~ sap nih jadi tour guide wkwkwkwkw

      Iyaaaa, Sidoarjonian B)

      Pakai NIkon D5300 ^_^ eleuheleuuuuuhhhhh masih amatiran kok ;_;

      Delete
  4. waktu ke sidoarjo blm nyobain ke situ. blm menjelajah bnyk kulinernya 😯

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga sebenernya kurang paham sama kuliner Sidoarjo hehhe xD cuma ya ini ada langganan dari SMP, jadi sekalian aja diulas. Monggo kalau sempat kemari ^_^

      Delete
  5. Jujur baca ini smbil trus scroll k bwah menanti fotonya Dwi, dan trnyta gak ada -_____-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngapain cari fotonya Duwik -_- dia mah pantat mangkok nyentuh meja langsung makan aku ga dipeduliin </3

      Delete
  6. kalo sdh namanya bakso ... ehmmm pasti lezat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwwkwkw pastilaah. Tapi yang ini emang top banget!!

      Delete
  7. Bakso langganan sejak jaman sebelum kuliah, untung deket sama rumah n tempat kerja jd lmyn sering mampir icipin bakso mercon jamurnya.
    Juaarraakk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkw sejak tahun kapan itu mba?
      Kalau saya malah sejak SMP sampe sekarang dah kuliah eheheheh.

      Bener banget! Apalagi kuahnya yg penuh dengan rempah-rempah, hmmmm~~~

      Delete

Bagaimana? Beri pendapat sekaligus kenalan yuk! ヽ(⌐■_■)ノ♪♬

Sanak Rancakヾ(⌐■_■)ノ♪

Sahabat Google+

✿May Challenge✿

plain-white-background