Pinang Aku Dengan Bahagia

Wednesday, November 22, 2017

MAHAR

Suatu hari, setelah projek kedua The Enchanting Ladies rilis, kak Ros selaku penanggung jawab tema selanjutnya meninggalkan pesan dengan akhiran 'jeng jeeng' di grup. Gue biasa aja.

Sampai kemudian malam harinya muncul notif, 'tema minggu depan MAHAR IMPIAN ya'. Maka malam itu grup jadi ricuh. Rasanya gue mau absen aja untuk tema kali ini. Gue gak ada ide, mikir kesana pun nggak. Kak Ros, Kak Pipit, dan Kak Mude heboh saling lempar bazooka sampai Teh Dian datang bersama gue membaca mantra wingardium levio~sa, not leviosa~

Sebagai blogger gue pingin mahar backlink sejumlah 1001 agar setara kisah Abu Nawas, jaminan pelunasan tagihan domain 17 tahun kedepan sesuai tanggal kemerdekaan Indonesia, otak-atik blog gue biar gtmetrix nya dapat nilai A. 

Sebagai traveler gue pingin DJI Phantom 3, lensa Nikkor AF-S 28mm f/1.8G, Nikon AF-S DX VR Zoom-Nikkor 18-300 mm F/3.5-5.6G IF-ED, GoPro Hero 6, google, snorkel, kaki katak.

Sebagai geek gue pingin sebotol parfum dengan fragrance buku, rumah ber menara 30 meter dengan rooftop terbuka, supaya gue bisa hujan-hujanan tanpa keluar rumah. Sekalian juga mercusuar, supaya anak-anak kita nanti tahu arah jalan pulang ketika main terlalu jauh. Kalau bisa ada teropong bintang kayak di Bosscha Observatory Bandung. 


Sebagai naturalis ala-ala, gue mau ada kebun tanaman obat, pohon mangga, nangka, pisang, manggis, durian, dan belimbing wuluh. Selain itu wajan datar, panci cepat panas, wajan terang bulan, microwave musik klasik, dan lapangan badminton indoor. Kalau rumah bertingkat gak usah ada tangga, pakai pole aja, huehehe. Tak lupa, konsep rumah dengan perpaduan unsur kayu, batu, dan air.



                           TAPI, NGGAK LAH. BERCANDA.                        

Itu semua cuma status, gelar, identitas 'kemanusiaan' gue yang temporari, duniawi. Sementara ada sebuah identitas yang alhamdulillah gue bawa dari lahir, dan biidznillah akan gue bawa sampai mati. Sampai nanti gue menjumpai malaikat di alam kubur. Identitas yang terdengar sepele, lumrah, namun sebenarnya memikul tanggung jawab yang begitu besar dan berat. Identitas akhirati.

Gue sebagai seorang makhluk Allah. 


Hmmmm (menghembuskan nafas sembari recall apa aja yang sudah gue lakukan di dunia ini).


Umik adalah anak kedua dari 5 perempuan bersaudara, membuat gue tumbuh besar dalam lingkungan tante-tante dengan segala cerita kehidupan pernikahan mereka. Gue lebih ngerti masalah kebijaksanaan dalam berumahtangga daripada pacaran. Jadi kadang gue merasa dewasa sebelum waktunya. Mana akhir-akhir ini para tante mulai menasehati gue tentang tips, trik, kriteria, dll dll dll tentang marriage.


Daripada memikirkan enaknya menikah, sometimes I hesitate because I'm witnessing so many stories about gejolak rumah tangga yang tipis-tipis sampai yang sudah diujung tanduk. I know it right that marriage isn't just about 2 persons falling in love and they wanna build their dreams together, happily ever after. It's not easy, vice versa, not as complicated as Villa Pisani Labyrinth.


Marriage is about 2 persons from different family background getting together. In The Name of Allah, they make a halal bond and promise. Together, reach for Allah's blessing of the world and hereafter. Be the reminder of each other. Willing to take heavy responsibility become parents (later); teaching, educating, nurturing civilized generation of Islam. etc etc etc.

Somewhile I feel enough with my parents' unconditionally abundant love and care. I wanna live with them forever together, looking after and dedicating my life. Tapi sayangnya umik bukan tipe orangtua yang 'sayang anak', maunya gue disuruh cepat keluar dari rumah pindah ke tempat yang jauh, ketemunya setahun sekali pas lebaran, biar ada kangen-kangennya. Emak durha----thciim! (gue bersin).


Hmmm /gegulingan virtual/


MAHAR

So these are my dream dowry as a creature of Allah.


1. ISLAM, IMAN, DAN IHSAN 


  • Islam is to certify that there is one God, pray 5 prayers per day, fast Ramadan, pay zakat, and go to Hajj for those who can.
  • Iman is to certify the presence of Allah, His Angels, His Books, His Messengers, Doomsday, and Predestination (Good and bad ones). (49:14)
  • Ihsan is to Worship Allah as if you can see him, if you didn't see Him, know that He does. (16:128)
2. SEPERANGKAT ALAT SHALAT 

Dulu ketika melihat film atau menyaksikan langsung sebuah pernikahan dengan mahar 'seperangkat alat shalat', gue berpikir bahwa hal itu cuma sekedar habitual dan gak kreatif sama sekali. Maksudnya, ya si pengantin cowok harusnya menganalisis si cewek, terus dikasih yang sesuai dengan passionnya. Atau apalah yang menunjang karir dan hobi. Seperangkat alat shalat mah gue yakin dari kecil si cewek udah punya, malah selusin di lemarinya.

Tapi barusan kemarin seorang dosen menyenggol sedikit mengenai mahar. Dan ucapan beliau membuat gue tertegun sambil istighfar, 'mahar seperangkat alat shalat mungkin terdengar sangat lumrah karena beragama Islam dan tidak spesial, tapi apa kalian tahu makna dibaliknya? '.

Quote SHALAT

Seperangkat alat shalat. Berarti sang lelaki siap lahir batin, sebagai imam, membimbing sang perempuan menunaikan pondasi agama. Membaguskan akhlaq dengan memperbaiki shalat.

Sajadah sebagai tempat bersujud, berkeluh kesah, penyerahan diri dan tawakkal kepada Allah. Tasbih sebagai pengingat untuk senantiasa dzikrullah, bertasbih, bertahmid, bertakbir. Mukenah sebagai pakaian shalat, penjeda waktu manusia selama 24 jam sehari, pengingat akhirat penyemangat dunia.

3. AL-QUR'AN DAN TAFSIR AL-QUR'AN IBN HAYYAN 

Ini lagi. Al-Qur'an mah ada banyak di rumah, bahkan lebih banyak daripada anggota keluarga gue. Ada yang Al-Qur'an biasa, terjemah, terjemah perkata, per juz. Tapi substansinya bukan 'kepemilikan Al-Qur'an secara bendawi'.


Dulu, salah satu alasan gue ambil jurusan Bahasa dan Sastra Arab adalah; mengerti arti+makna dari bacaan shalat dan Al-Qur'an (tapi sayangnya sampai sekarang kemampuan bahasa Arab gue masih merangkak -_-). Mau sampai kapan gue hidup, shalat 5 waktu sehari, baca Al-Qur'an setiap hari, mengamini doa ini itu yang dibacakan ustadz.....tapi gak tahu artinya?


Sayangnya niat mulia itu sering terlupa 24/7. Bahasa Arab susah men, bahasa tersulit yang pernah gue pelajari di antara Inggris, Jepang, Korea, Jerman, dan Jawa. Yet I found that Arabic is an awesome language with rich philosophy, it's one of the legacies of the glory of Islam.


Dengan Al-Qur'an menjadi mahar, berharap sang lelaki bertanggung jawab (bersama-sama) atas pengamalan sebagai jalan hidup. Karena Al-Qur'an adalah pedoman, the way of life. Anyway, dosen semiotika gue menyarankan Tafsir Ibn Hayyan yang menjabarkan tentang syarah dan simbolisme dalam Al-Qur'an.


4. HAFALAN 


Shalat berjamaah di masjid bagi laki-laki adalah yang paling utama. Sepanjang hidup sebagai anak abi, gue menyaksikan sendiri beliau yang alhamdulillah senantiasa berjamaah di masjid, bahkan dalam keadaan tidak enak badan ataupun hujan deras (selama tidak membahayakan). Bilapun dalam perjalanan jauh, pasti mampir ke masjid dulu. Malah kadang gue paksa shalat di rumah aja supaya bisa ngimamin. Hal ini membuat gue merasa kagum kepada laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, yang bergegas ketika adzan berkumandang.


Balik lagi ke hafalan.


Seperti yang sudah gue sebutkan di atas mengenai masjid dan laki-laki, gue juga pingin lah sesekali diimami. Tapi.....masa qulhu terus? Sebenarnya bukan berapa banyak, namun setidaknya ada. Dan yang terpenting, manifestasi pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Karena nih, maaf-maaf aja, banyak hafidz-hafidzah di lingkungan gue yang sikapnya tidak berbanding lurus dengan tuntasnya hafalan mereka.


Astaghfirullahal'adziim, wallahua'lam bisshawwab.


Apa yang gue tulis di atas bukan berarti gue merasa sudah benar dan baik, justru gue merasa masih punya banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget kekurangan dan sering melakukan khilaf. Perbaiki diri lagi, perbaiki....bukan setiap hari menjadi lebih baik, tapi setiap saat. Gue akan membuat ini sebagai self-reminder, karena:


MAHAR

/gegulingan virtual lagi/
/gue nulis apaa/
/aaaa geli/

Jangan diketawain, jangan diciye-ciyein.

Baca juga tulisan anggota The Enchanting Ladies yang lain ya!
Kak Ros - Mahar ?
Teh Dian - The Day He Ask Me To Marry Him
Kak Pipit - 
Kak Mude - 

You Might Also Like

41 apresiasi, terimakasih banyak!

  1. Kenapa jaminan domain terlunasi 17 tahun? Aku penasaran. Kalau aku maunya selamanya-lamanya terjamin domain dan hosting. Biar kalau pun aku sudah enggak ada tulisan aku masih bisa dinikmati oleh orang banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya biar sama kayak tanggal Indonesia merdeka teh wkwkkw.

      Biar kalau pun aku sudah enggak ada tulisan aku masih bisa dinikmati oleh orang banyak. <--- waduh nyeremin banget ya Allah T^T eh tapi iya benar sekali! Wah aku gak kepikiran >.<

      Atau ubah gratisan aja apa ya, biar kalo bener2 ga ada yg urus, bisa terus dibaca orang xD

      Delete
  2. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

    Aduhaaaaaai
    Bergejolak banget nih nulisnya
    Kurasa ini tulisannya belum selesai, masih ada pikirian yg tertinggal kan? Tapi nggak tau gimana cara ngungkapinnya πŸ˜†πŸ˜†



    Btw kalo calon pelamarmu baca tulisan ini, cuma baca atas doang, gak sampe bawah. Bisa2 mundur duluan tuh. Disuruh beliin google πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. BANGET!!
      Pokoknya salahnya kak Ros T^T
      rasanya mau unpublish, aku malu ya Allah......ntahlah, aku gak mau baca lagi deh, aneh aja. Huehue.

      Apa? Apa??
      Nggak ada.

      Eh ada sih.

      Poin ke 5. PERJANJIAN

      Tapi nanti, kalau 4 poin sudah fix lol /apaaan/
      /gelindingan/

      Google bukan google perusahaan xD tapi kacamata untuk snorkeling ituloh kak ._.

      Delete
    2. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†



      Ooh kukira google perusahaan πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Kakak kotak-kotak πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† ini emot apa ya? Di browser aku ga keliatan, cuma kotak2 doang xD

      Kalau mau perusahaan, perusahaan krupuk udang aja, enak dibuat seblak aaaa ~.~

      Delete
  3. Bagus sekali tulisannya.
    Bener kata Mbk Rhoshandhayani, kalau ngga tuntas bacanya bisa kabur. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, alhamdulillah.

      /nyengir sambil gelindingan/

      Makanya harus tuntas, ga boleh setengah2, nanti infonya jadi ga utuh wwkkwkw xD

      Delete
    2. Tuuuuh kaan bagus tulisannya πŸ˜†πŸ˜†


      Gara2 temanya unik sih πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    3. Super sekali emang thememaker nya Enchanting Ladie :'

      /throwing confetti/

      Kakak lagi aja yang bikin utk tema minggu depan XD
      kasih yang lebih sadis!

      Delete
    4. @Rhoshandhayani ya memang bagus tulisannya, tapi belum tau gmn kalau ditulis pake tangan hihi :D #becanda

      @Zahra iya kalo ngga tuntas bacanya bisa bikin salah paham + baper ya. haha :D

      Delete
    5. @Bang Gani : Aaaaa iya emang tulisan gue.....dinamis...huehehe xD
      fluktuatif, naik turun. Alias ga rapi :' tapi artistik kok muehehehe

      Plis jangan sambil baper bacanya /gelindingan/

      Delete
    6. Malahan bagus itu, jadi ngga keliatan monoton :D:p

      Delete
    7. Alhamdulillah, terimakasih banyak. Semoga berkah hidupnya wkwkkwkw xD

      Delete
  4. Uhuuuukkk..
    Ane agak agak keselek pas baca mahar buat jenengan mbak. Wkwkw..
    . Tapi emang sih, masalah mahar ini terkadang buat si cowok gegabah kalau si cewek mintanya tetekbengek.. Baru denger aja udah mundur duluan. Wkwk. Jadi ini ceritanya Nida mau jadi pejuang janur kuning? Wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh 'jenengan' berasa apa deh XD

      Kan udah ditulis, 'bercanda'. Itu seriusan bercanda, yang bener2 serius yang bagian bawah :'

      Ya semua yang single lah #pejuangjanurkuning

      Tapi ih ini gara-gara kak Ros hue, beliau the real MVP of #pejuangjanurkuning xDDD

      Delete
    2. Untuk kak Ros tersayang,

      yaudahlah kita keluar aja dari grup TEL, bikin squad baru, #pejuangjanurkuning XD

      Delete
  5. Aduuuuh baru main kesini dan nemu tulisan seindah ini. Mahar. Dulu waktu masih abege labih, saya mau minta mahar boneka beruang teddy warna ijo satu truk. Sungguh pikiran gila. Ehehehe. Namun makin dewasa, makin paham kalau mahar ada banyak jenisnya. Tapi ya enggak bisa serta-merta "kerelaan" itu disikapi dengan konkret sih. Karena mau bagaimanapun juga kita tinggal di Indonesia dimana status sosial masih dilihat dari mahar pernikahan juga, salah satunya.

    Btw, saya juga termasuk orang yang menilai kalau mahar seperangkat alat sholat itu habitual banget. Kurang kreatif mengingat sebenarnya kajian tentang mahar ini luas sekali :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indah kayak pertemuan kita kak? Di platform media sosial berlogo hurf B warna oranye. Kaya akan karoten.

      Kenapa kudu warna ijo ya Allah T_T
      gak gila sih, gak papa. Itu salah satu dream dowry nya kakak? Minta si dia dengan tulus ikhlas ngabulin, insyaAllah kalau cinta (ea) di iyain.

      Yes I do agree. Anyway, sesuai tuntunan Rasulullah aja sih yaa. Mahar itu, apa yang diminta oleh calon istri, dan pokoknya tidak memberatkan ^_^

      /high five lah!/
      Awlanya pas kuliah mulai ngantuk.....pas bahas mahar, agak melek....waktu pak dosen bahas ini, jadi 100% sadar dan malah dapat pencerahan wkkw.

      Semoga kita semua masuk surga, amin xD

      Delete
  6. Aaamiiinnnn
    Mudah-mudahan kesampaian

    Indeed, dari cara berbahasa dan merangkai kata aja udah keliatan deh dewasa dan keibuannya wkwkwk

    P.S.
    Yakin nih itu aja?
    Enggak pake emas sekian gram atau uang tunai sekian rupiah??

    :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih diaminin, semoga bang Aul juga dikasih mahar....................

      /dilempar ke jurang/

      Maksudnya bisa kasih mahar yang menyenangkan hati calon EA. Hm.

      /kicep/
      Tulisannya ya......semoga sikapnya juga ya Allah /.\

      Kalau gue bilang nggak, gimana bang? Wkwkwkw.
      Mau sih mau ajalah kalau dikasih, tapi kalau meminta.....enggak xD

      Delete
  7. Semoga doa dan keinginannya terkabul ya zah, yakin alloh pasti mendengar doa2 kita terutama yang baik2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin :)

      anyway....ngg yaudah biasa aja sih ._.
      maksudnya ini tulisan yang di 'buat'.

      Ah ya gitu deh, tapi aku aminiiiin XD makasih kakak!
      Semoga doa kakak juga dikabulkan Allah :)

      Delete
  8. Mahar yang atas boleh dicicil gak mbk Zahra ? Hehheheeh, kalau yang bawah boleh buat renungan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang atas mah bukan mahar impian kok wkwkw.
      It's something that I'd prefer if afforded when he and I got together huahahaha.

      Renungan kita semua bersama bang, amin.

      Delete
  9. Berat...sungguh berat ini the dream mahar from Zahrah Nida.
    Ini post udah di cc-in ke akhi-akhi sebelah belum, Za? Yakali kan habis baca, dia langsung siap-siap buat ndatengin umi-abi mu xD

    Itu apa banget coba, rumah berlantai lebih dari satu tapi pakainya pole?
    Sehat enggak, lecet iya ini si paha dan sekitarnya? Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. /sfx: sepoi angin musim gugur yang diimpor dari Yorkshire, UK/
      Apaaa apaa apaaa apaa
      Nggaklah bang -_-
      Udah lah tahunya accidentally aja, gausah disebar-sebar. Malu akutu.

      Kan kayak yang di film2 superhero gitu. Mereka kalau turun dalam rangka misi menyelamatkan dunia, turunnya pake pole, gak tangga. Biar jantan.

      Delete
  10. Alhamdullilah kalau memang sudah punya niat untuk menikah. sisa jodohnya saja yang di tunggu. karena allah akan memberikan jodoh yang ter baik untukmu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang di atas ada tertulis keinginan begitu? ._.

      Amin, semoga doanya kembali untuk kita semua hehehe.

      Delete
  11. sebagai perempuan yang teman2nya hampir menikah semua, kadang bahasan mahar ini selalu jadi hal yang seru dan bahan omongan ya :D

    tapi apapun itu, kembali lagi pada niat menikah karena Allah :)

    btw, kita berdua ga menang ke labuan bajo. yaah, ga jadi ketemu dong saaay

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya wkwk. Kalau di lingkungan aku sih, bahasnya nikah sama kisah2 romansa halal gitu. Tapi kayaknya belum sampai mahar deh xD

      Iyaaaa huhuhu. Gapapa gapapaaa, next time insyaAllah :) ga cuma 3 hari nanti, tapi lebihhh xD

      Delete
  12. Habis baca tulisan Zahra terus nengok tulisanku sendiri, heaaaa... Ketahuan banget nih mana yang seriusan sama komedi belaka, hahaha..

    Mungkinkah tulisan ini berkorelasi dengan foto instagrammu yang dulu itu Ra? yang itu tuh.. nggak lupa kan? *wajah penuh penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkkwkw ih si kakak mah, ini juga campuran kok. Yang bagian atas tuh komedi huehehe. Bercandaan 100%

      Yang bawah itu...............gatau deh, yaudah gitu pokoknya mah xD

      IYA XD YA ALLAH TERIMAKASIH KAKAK. Aku mikir dulu semenit mengenai korelasinya. Dan aku gak nyadar sih, tapi setelah kupikir....iya :) I'm so happy to remove, clean, cut off, apapun deh...rasa itu, karena hal2 yg tersebutkan di bagian bawah artikel ini. Lol, seems like he doesn't have it. So I feel relieved.

      Delete
  13. ibuku selalu bilang agama yg utama, tapi aku ngaca sih..aku sendiri ilmu agamanya masih seemprit -_- belajar pelan2 a.k.a memantaskan diri dulu hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga kak wkwkw. Kalau dari umik, awalnya dicekokin suruh doa2 yg duniawi2....kalau sama nenek pure yg akhirati, jadinya pikiranku seimbang wkwkw.

      Maunya sih begitu, maunya yg shalih...tapi kalau udh berkaca, kok kayanya muluk, aku nih juga masih banyaaak bgt kurang agamanya :(

      Delete
  14. Jadi, kapan Mbak nikah dan meminta berderet mahar ini?

    Hehehe...

    Jangan baper yak, ini kalimat memotivasi untuk menikah, bukan yang lain πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Allah mengizinkan dan orangtua ridha wkwk. Nggak nggak, tulisan ini tidak dimaksudkan utk mengundang pertanyaan seperti itu T_T

      Lah sama aja wkwk. Mending ditanya, 'kapan mati?'. Lebih rela aku jawabnya xD

      Delete
  15. Uuuhuuuii, kereennn. Tulisan yg datang lubuk hati kayaknya nih.
    Mahar itu emang memang tidak semata diberi begitu saja tapi ada makna dan tanggung jawab, knapa kita dikasih itu.

    Moga segera dapat mahar juga yahh ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hueheheee alhamdulillah, terimakasih :))

      Iya benar sekali wkwk. Awalnya mau seru2an aja eh tapi kan ucapan dan tulisan bisa jadi doa. Yaudah seriusin aja /gegulingan/

      Nah itu dia :) dan aku baru tau makna 'seperangkat alat shalat' ya barusan ini ^^"

      Huehehe amin, kakak juga deh xD

      Delete

Bagaimana? Beri pendapat sekaligus kenalan yuk! ヽ(⌐■_■)γƒŽ♪♬

Sanak RancakγƒΎ(⌐■_■)γƒŽ♪

Sahabat Google+

✿May Challenge✿

plain-white-background