Kampung Biru Arema Malang, "Ongis Nade Ngalam Mbois Ilakes, Oyi Sam!"

Tuesday, March 27, 2018

Kampung Biru Malang

Assalamualaikum, tamales berbahagia namet-namet semua. Perkenalkan ker, destinasi uklam-uklam baru di kota Ngalam; Kampung Biru Arema. Baru saja diresmikan tanggal 6 Februari tahun 2018 ini, Kampung Biru Arema siap menjadi saudara seperjuangan Kampung Warna Jodipan untuk berkontribusi menyemarakkan Ngalam sebagai tujuan wisata nomer satu di Jawa Timur.

Kampung Biru Arema terletak di kampung Embong Brantas, Klojen, Ngalam. Tak sulit mencapai tempat ini. Dari stasiun Ngalamumak hanya perlu berjalan ke arah kiri kurang lebih 10 menit. Setelah rel kereta api, menyeberang ke bagian kanan untuk masuk ke dalam gapura kampung. Yeah, hanya sepelemparan batu dari Kampung Warna Jodipan, alias tinggal menyeberang saja.


Pagi itu, 18 Desember 2017, gue dan Mufti janjian main ke Kampung Warna Jodipan dalam rangka menjadi warga Ngalam temporari yang baik. Jadi bila ditanya, 'tahu Jodipan gak? Sudah pernah kesana belum?', kami bisa menjawab dengan tersenyum jumawa, 'ya, kami sudah pernah'.

Gue pikir sudah memilih waktu yang tepat, yakni hari Senin--pasti sepi. Namun apalah rencana tinggal harapan. Kedatangan kami bertepatan dengan rombongan pelajar dari Jakarta sebanyak 3 bis besar. Tidak karuan rasanya, seperti diterjang el nino dan la nina. Ditambah (alhamdulillah) cuaca yang cerah dan terik, membuat kami seolah-olah adalah biji popcorn yang berjubel dalam microwave dan menunggu giliran meletek.

Kiranya, gue dan Mufti hanya setengah jam di Jodipan. Dan sebelum ngalup, kami memutuskan untuk pergi ke Kampung Biru Arema yang berada di seberang jalan. Berkebalikan dengan suasana Kampung Warna Jodipan yang hiruk-pikuk, Kampung Biru Arema terasa lebih adem ayem. Yaiyalah karena waktu itu tidak ada pengunjung sama sekali. Bahkan loket tiket nya pun tidak ada, jadilah kami masuk gratisan (ditebalkan, agar noticed).

marigold-font

Melewati gapura, kami menapaki turunan tangga disambut oleh graffiti kepala singa yang terlihat mengantuk ramah dengan latar belakang warna biru. Sesuai dengan nama tempat ini, tentu lambang singa tidak bisa dipisahkan dari Arema FC. Arema FC adalah klub sepakbola profesional yang berbasis di Ngalam sejak tahun 1987.

Kampung Biru Malang

Ongisnade adalah ejaan terbalik ala kera Ngalam yang berarti singo edan untuk menjuluki kesebelasan sepakbola kebanggaan Ngalam, Arema FC. Singo adalah singa yang melambangkan keberanian, sedangkan edan dalam kbbi berarti gila. Tapi kata 'edan' biasanya juga digunakan sebagai ungkapan ketika terkejut melihat sesuatu yang tidak biasa atau keren, intinya kontekstual.

Februari tahun lalu, Arema merilis logo baru dengan menggunakan gambar singa era Galatama. Galatama merupakan singkatan dari Liga Sepak Bola Utama yang kemudian pada tahun 1994 berganti nama menjadi Liga Indonesia. Alasan digunakannya gambar singa era Galatama adalah, bentuk apresiasi atas bergabungnya 5 pelatih yang merupakan legenda Arema yang menyabet gelar juara Galatama pada tahun 1993.

marigold-font

Kampung Biru Malang

Sama seperti Jodipan, awalnya Kampung Biru Arema adalah area kumuh di sisi barat bantaran sungai Brantas. Kemudian Pemkot Ngalam, perusahaan cat pendukung, dan pihak manajer Arema bekerjasama membuat konsep untuk mengubah wajah kampung Embong Brantas ini dengan tema Arema sebagai ikon kota Ngalam. Ada 6 RT dalam satu RW yang mendukung kampung Embong Brantas menjadi kampung wisata Biru Arema.

Kampung Biru Malang

Ketika gue dan Mufti pergi ke sini, which is last year and hasn't been inaugurated, kami menjumpai para pekerja  yang sedang memperbaiki infrastruktur di beberapa sudut kampung. Saat itu gue masih bisa mencium aroma cat baru kering dimana-mana. Rencananya, kampung ini akan dilengkapi dengan beberapa patung, mural, atau gambar-gambar yang berkaitan dengan legenda sepak bola di Ngalam.

marigold-font

Kampung Biru Arema Malang

Sesuai dengan konsep yang bertajuk 'Kampung Biru Arema', secara harfiah memang semua permukaan di sudut-sudut kampung ini di cat warna biru. Mulai dari dinding, kusen, teralis, palang kayu, palang air, hingga atap genteng maupun seng. Hanya sedikit ornamen yang berwarna selain biru.

Uniknya lagi, banyak dari warga di sini yang masih mempertahankan rumah gaya lama dengan jendela besar berteralis dan double-windows yaitu jendela kaca ditambah jendela kayu.

Kampung Biru Malang

Gue sangat menikmati jalan-jalan santai di Kampung Biru Arema. Selain karena lingkungannya yang bersih dan lumayan tertata, kontur tanah yang tidak rata justru membuat gue makin semangat menurun-naiki anak tangga. Sebagai perkampungan padat penduduk, gang-gang di kampung ini hampir seluruhnya hanya bisa dilewati satu--atau maksimal dua motor. 

Dan seperti biasa, gue berimajinasi.......

Suasananya tidak jauh berbeda dengan film Barbie yang bertemakan kerajaan seperti Nutracker, Pauper, Swan Lake, Rapunzel, dan lain-lain. Di mana para princesses berlarian di kampung---nngg kurang enak nyebutnya---desa luar kerajaan demi menghindari kejaran prajurit karena bandel, dipaksa kawin, atau bicara dengan hewan.

Kampung Biru Arema Malang

Permintaan maaf terdalam untuk Mufti, karena waktu itu gue benar-benar menyusuri hampir tiap gang sambil heboh sendiri menentukan mau belok kanan apa kiri yaa. Siapa tahu salah satu gang kecil Kampung Biru Arema mengarahkan pada tebing, yang di seberangnya Aslan sedang menunggu. Terus gue diajak ke Narnia, berpetualang bersama The Pevensies, bertemu dengan Jadis the White Witch yang merupakan juragan Turkish delight. Atau bisa jadi  didapuk Prince Caspian menjadi kapten The Dawn Treader, sehingga gue punya tahta di Cair Paravel.

marigold-font

Kampung Biru Malang

Kampung Biru Malang

Dalam konteks tidak resmi, bagi beberapa orang, warna biru melambangkan kesedihan, suasana melankolis, penyesalan, nestapa, atau bahkan depresi. Sampai-sampai ada lirik lagu I'm singing my blue~~ ue~~ue~~~ues. Hal ini bisa dikaitkan dengan penggunaan istilah blue devils--->blues untuk menggambarkan sebuah 'depresi' atau 'delirium tremens' yang merupakan gejala gemetar, halusinasi, atau kebingungan akibat penghentian konsumsi alkohol pada pertengahan abad ke 18. Ugh berat sekali bahasannya.

EITS!

Tapi kami tidak bisa menjeneralisasikan warna biru sebagai warna yang negatif loh. Buktinya langit biru, laut biru, aku dan kamu, hehe, garing elah -_- Maksudnya, banyak kok organisasi, merk produk, aplikasi, atau lembaga sosial di dunia yang menggunakan warna biru pada lambangnya. Seperti contoh United Nations, Muhammadiyah, WHO, UNICEF, eskrim Baskin Robbins, bungkus eskrim Aice, BMW, Samsung, twitter, facebook, NASA, logo blog ini (ikan biru di atas sana, tab halaman jendela sebelah kiri, hihi), dan lain-lain.

marigold-font

Kampung Biru Malang

Sudah pernah dengar tentang kota Chefchaouen/Chaouen di Maroko? Konsepnya mirip-miriplah dengan Kampung Biru Arema ini. Kota Chaouen didirikan pada tahun 1471 sebagai kasbah (benteng) oleh Moulay Ali untuk mencegah invasi Portugis ke Maroko Utara. Terletak di pegunungan Rif barat laut Maroko, kota Chaouen terkenal dengan bangunannya yang mencolok berwarna biru. Seperti di sini ini.


Kampung Biru Malang

Bila Kampung Biru Arema berwarna biru sebagai simbol Arema, maka ada beberapa teori berbeda mengapa dinding di kota Chaouen dicat biru. Salah satu teori populer adalah warna biru dapat mengusir nyamuk [ouch], yang lain adalah bahwa orang Yahudi memperkenalkan warna biru ketika mereka sedang mengungsi karena berlindung dari kejaran Hitler pada tahun 1930-an. Mereka mengatakan biru adalah lambang langit dan surga, dan berfungsi sebagai pengingat untuk menjalani kehidupan spiritual.

Kampung Biru Malang

doodles-of-fun-font   queen-gladys-font doodles-of-fun-font      

"so try until you break free to that blue"
Blue Bird, Naruto OST


GLOSARIUM:
mbois, keren
ilakes, sekali
sam, mas
oyi, iyo (iya-Jawa)
ngalup, pulang
tamales, selamat
namet, teman
uklam, mlaku (jalan-Jawa)
umak, kamu
ongis, singo
nade, edan
ngalam, malang
ker, rek

*NB: sekalian mau nanya (gatau mau nanya kemana), kalau saya buka blog ini dengan url blog 
(zharnd.net), maka dalam timeline blog foto pertama dan cuplikan awal artikel ini tidak muncul.
 Kenapa ya? Ada yang bisa bantu T.T

You Might Also Like

77 apresiasi, terimakasih banyak!

  1. Replies
    1. Athens lebih kayak reruntuhan atau kumpulan bangunan tanpa atap warna putih krem mbak wkwkw. Tapi gapapa wes, Athens cap Jowo hahahaha.

      Delete
  2. Mbois tegnab!
    Jujur, aku malah kayak e tertarik buat ngunjungi kampung ini daripada Jodipan-nya. Warnanya cantik. Lhah, situ main juga pas Desember-Desemberan, kan anak-anak sekolah masih jamannya liburan semester. Hahaha

    Aku kok nggak nemu logo ikan yang kamu maksud to, Za?
    Wis tak bolan-baleni ping telu padahal...yo tetep gak eneng?o_o

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo uklam-uklam inisek sam /ngarang banget bahasanya wkwkw.
      Gapapa bang, jujur lebih baik daripada boongin diri sendiri. Ha.
      Nah iya makanya. Itu juga pas hari pertama libur sekolahan. Emang dasar ini sok mahasiswa, jadi beda level sama anak sekolahan /dikeplak/ huehehe.

      Di atas sana bang, kalo buka halaman ini, di bagian tab, di sebelah judul blog (tapi di kolom tab nya). Kalo ga ada gapapa sew, ga maksa :')

      Delete
    2. Yang bener, mlaku apa malku si?
      Misal mlaku kan, dibalik jadi ukalm. Tapi kok ini uklam?

      Oalah di tab to? Wis ketemu naknu...
      Aku nayrine kemarin itu di logo blog yang gedhe di halaman utama itu. Yang ada tulisan Bunga Lompat - plus nama lengkapmu itu, Za. Hahaha

      Delete
    3. Mlaku sam xD cuma kan ya ga kebaca kalo jadi ukalm.
      Jadilah ada derivasi kata wkwkwk.

      Hahahaha selamat datang di dinasti As Sulthoni /tebar confetti/
      Ikannya kena albiruno, makanya biru semua.

      Delete
  3. Whoaaaaaaa

    Sebagai penggemar warna biru ini tuh dreamy bangeeeett (*0*)

    Keren ihh
    Sukaa

    Tapi kalau terlampau biru semua gitu agak aneh juga ya
    Soalnya aku juga suka warna warna bumi lainnya kayak coklat, hijau, putih..
    wkwkwkwkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo dipikir iya juga ya, tapi lucu sih. Jadi seragam, kayak anak teka wkwkw.
      Terserah bang, gapapa :')

      Gak semuanya juga di cat biru kok. Masih ada warna lain; hitam. Dan semen yang abu-abu. Juga langit kalau lagi mendung.

      Ada ijo juga kok, daun.

      Ada putih juga, kalo catnya mengelupas.

      Ada cokelat juga, ng..................tanah.
      /dikeplak/
      wkwkwkkwkw xD

      Delete
    2. Gatau, nge random aja 555555555555555555555555555.

      Delete
  4. Kok gk ada akunya... Yaudahlah yaw, tp aku agak bosen klo liat warna biru terus kenapa gk dikasih warna lain aja biar gimana.... gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya kan kamu ogah-ogahan waktu dipoto ih -_-

      Oh gak bosen, iya kan diajak, diboncengin. Lain kali kamu yang bonceng lah wkwkwk.

      Kan tanemannya ga ikut di cat ._. masih tetep ijo hahahaha xD

      Delete
    2. Soalnya aku capek, lah kakak foto-foto tok.
      Ish itu juga aku lg laper, lemes juga. Klo bonceng nunggu pergi" naik motor matic aja baru ku bonceng. Wkwkwk....
      Yaa kan taneman emang dari sananya warna ijo masa' ikut di cat, kesian ntr mati. Mau tanggung jawab?:p

      Delete
    3. Kan udah kukasih makan, udah kubelikan eskrim -_-
      kamu ini, gak sayang kakak ya :')

      Ya kan bisa gitu di siram air warna biru. Siapa tahu ada sinar gamma yang nyasar tiba-tiba, dan.....boom!!! Tanemannya jadi Hulk xD

      Delete
  5. Lucu bangettt tapi ga tau juga kalo lama-lama tinggal disitu bakal betah apa enggak ngelihat biru semua di segala penjuru :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betah kok kaaak, betah insyaAllah.
      Soalnya kan konstruksi bangunan dan atap yang biru di tiap sudutnya beda xD

      Jadi kayak pinter-pintrnya nyari pattern background [?] xD

      Delete
  6. kemarin nyempetin ke jodipan, ntar kalau ke ngalam mau mampir sebelahnya kampung biru.. Malang ga ada habisnya buat wisata, salute

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak akan pernah insyaAllah selama kota ini pneuh dengan mahasiswa-mahasiswi yang hilir mudik mencari ilmu :) huehehehe.

      Delete
  7. Gak kebayang habis berapa liter catnya. Tapi malah menjelma nyentrik dan berseni, yang katanya dari yang awalnya daerah kumuh sekarang jadi punya identitas, perubahan yang oke punya.
    Btw dikait2kan ma dunia fantasy nih tulisannya ampek ada Aslan segala :D Pdhl Narnia sendiri dah tamat filmnya walau serinya gak sebanyak bukunya yang berjumlah 7.
    Oh ya, Nutracker film terbaru gak lama bakal tayang di bioskop, pemerannya Renesmee, anaknya Edward Cullen dan bella Swan yang sekarang udah remaja.
    Siapa tahu kampung biru jadi lokasi syuting film fantasy/dongeng suatu saat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yah? Berapa langit dan laut yang dihabiskan untuk mengecat seluruh kampung ini?
      Apapun deh terserah gakpapa yang penting gak dikorupsi [?] /jengjeeeng hayoloh/ xD

      Biar ada yang diingat ikoniknya Malang :)

      Nah itu dia! Kenapa harus The Pevensies aja yang diulas. Kenapa yang The Horse and His boy juga difilm kan? Atau yang keponakan penyihir (buku pertama) tuh di naik layar kan. gak kalah keren kok. Meski Edmund yang paling keren! xD

      Wah, manjiw! Baiklah saya nunggu teman ngasih file film nya :) huehehhe xD

      Nah kan, latar nya tuh Kerajaan Arema ntar kolaborasi dengan kerajaan Persebaya xD

      Delete
  8. Wuaa... Biru banget. Tadinya sebelum baca ceritanya aku sempat mikir ini bagian dari kampung Jodipan. Muralnya keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, nah~ saya jadi mikir. Bagian dari Jodipan gak ya? Pengelolanya sama gak ya?

      Yang jelas konsepnya sama sih ._. beda tema doang heheh.

      Delete
  9. Birukan bumi Arema!!
    Eh kalau nggak salah yang di sebelah RSSA juga dijadikan kampung warna ya? Kampung hijau apa kampung putih gitu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya habis itu kita semua jadi smurf!!! Aaa xD pasti lucu banget deh.
      Trus kalo di Malang, ntar bulannya jadi blue moon :')

      Kalau aku lihat ada foto dari atas gitu, kampung biru ini cakupannya emang kayak hampir 2 kali lipatnya luas area Jodipan kak (eh tapi gatau lagi, wallahualam).

      Wah aku barusan cari-cari, ternyata emang ada yang putih. Ckckckc, mau jadi pelangi nih kota Malang xD

      Delete
  10. ternyata ku baru tau di Indonesia juga adaaa, aku kira cuma di Maroko loh hehehe. kerennyaaaa. ketimbang di cat warna warni, sejujurnya menurutku lebih bagus di cat sewarna giniiii. pengen deh ikut foto-foto disanaaa, instagramable banget soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Barusan aja sih kak, belum ada setahunan deh. Bagus deh ya, alhamdulillah. Ada inisiatif pemerintah dan tentu kerjasama dengan penduduk sekitar, untuk berinovasi bagaimana caranya membuat lingkungan menjadi lebih hidup, bersih (dan akhirnya bisa komersil wkwkwkwkw).

      Jadi aesthetic gitu ya B)

      Delete
  11. Lihat foto2nya, tempatnya bersih banget... tapi mungkin kita ga pernah tau disudut-sudut dan pinggir2. kira2 ada sampah ga ya. Hehehe. Bagus banget buat foto2....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu wkwkwkw. Mungkin karena baru di cat juga, jadi mau gak mau semua sudut harus dibersihkan. Semoga aja maintenance nya bagus dan konsisten :)

      Delete
  12. Sungguh ini keren... Mbak Zahra selalu begitu gaya penulisan yg khas.. Ditambah candaaan yg imajinasi di paksa nikah dan cerita cerita tentang Princes... ����������

    Bacaan yang bagus.... Salam mbak bunga lompat... ��������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Khas ya ._.
      alhamdulillah wkwkwkkwkw.
      Saya mencoba mengungkapkan dengan sebahagia hati saya.
      Ya biasanya cerita putri-putrian jaman dulu kan custom nya udah begitu xD

      Terimakasih banyak bang! Salam juga dari Malang!

      Delete
  13. Begitu liat birunya mendadak mata seperti liat uang lembaran 50rb hehe. Keren lah nih Malang, selangkah lebih maju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iiiiihhh benar benar!! Saya kok baru nyadar xD
      Tapi 50 ribuan yang dulu~ kalo yang sekarang agak pudar dikit warnanya.

      Delete
  14. Ke jodipan ajh belum kesampean hihi ini sudah ada yang baru lagi

    ReplyDelete
  15. Cantik banget kampungnya, apalagi warnanya biru.
    Warna favorit! hehehe.
    Semoga tetap terawat deh kampungnya, supaya tetap bisa dijadikan sebagai destinasi wisata :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah nah~ itu dia. Yang kaya begini itu terpenting adalah; maintenance nya.

      Semoga dari penduduknya dan pemerintah bisa bekerjasama dengan baik xD

      Delete
  16. Ajip, warna kesukaan, ini masuk list lagi nih, kalau ke Malang selain Jodipan kesini..he
    Selain bersih tertatap dengan rapi ya, sore-sore kesitu asik kayaknya ya..he

    Btw, yang Zahra tanyakan itu kenapa foto dan tulisan dalam artikel ini nggak muncul di halaman pertama gitu ya? Bener nggak sih?
    Aku perhatikan nggak sama seperti post dibawahnya.

    Eh, bener nggak aku nangkepnya gitu? He

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang di sini biru semua mas, kalau mau yang pink ada di sebelah (Jodipan) wkwkw.
      Biar samaan kayak warna kamarnya heheh.
      Semoga rapihnya samapi nanti-nanti-nanti xD

      Nah ya itu yang saya maksud T______T gimana coba hue. Saya gak ngerti apa-apa kalo mau otak-atik HTML blog ini :( sedihnyaa.

      Iya bener mas kayak begitu ._.

      Delete
  17. Weeeyyy,, itu siapa yang foto-fotoin eh
    Ambil Anglenya lumayan bagus, komposisi pencahayaan nya juga lumayan pas
    Mau kesana, *Tapi kalo dapet jodoh orang sana juga
    Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan ya bang?
      Berarti masih butuh belajar dan praktek banyak banyak lagi.
      Alhamdulillah lah, terimakasih banyak! xD

      Wah, niatnya harus ikhlas karena Allah, jangan menggantungkan pada manusia lain :')

      Delete
  18. Anjir keren bener-bener biru! Biru Arema Malang? Bandung juga biru Persib. Hehehe. Sama-sama biru! \m/

    Soal thumbnail (gambar perwakilan-biasanya yang pertama) dan snippet (kalimat awal paragraf), setau gue: kalau gambar bukan upload di postingan blog (misal salin-tempel URL dari luar) nggak bakal jadi thumbnail. Itu berlaku untuk tampilan related posts atau popular posts juga. Kalau snippet agak kurang paham karena post yang nggak ada snippet cuma post ini doang ya? Coba di penyuntingan postingan lihat pake HTML, ada kode yang aneh-aneh nggak di awal paragraf?

    Eh tapi kalau share ke media sosial atau Google+ ada thumbnail sama snippet-nya ya? Kayaknya sih ada masalah di HTML postingan. Tapi kalau bersih, berarti di HTML blog. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weh iya nih samaan xD samain sekalian sama Barcelona, Chelsea bang wkwkwkw.
      Bandung dibikin jugalah kaya begini, supaya jadi kampung sahabat, ea.

      Memang, saya juga menyadari bahwa gambar awal gak bakal keluar kalau bukan unggahan dari blog (kalau dilihat dari hape, mode mobile). Nah ini nih, kalau diubah mode desktop kan harusnya muncul tuh kayak kalau dibuka di laptop/pc. Khusus artikel ini gak keluar :(

      Wadaw huehehehehe. Buat saya kode HTML mah aneh semua ya Allah :')

      Gimana tuh bang, ane gak ngerti sama sekali. Padahal sudah coba pindahin tulisan, terus kosongin laman artikel asli, dibersihin, dipindah lagi. Hasilnya sama. Sedih.

      Delete
    2. Wah gimana ya, karena gue sendiri nggak liat source-nya, jadinya kurang tau juga πŸ˜‚

      Tapi ya itu, kalau bukan HTML post, berarti HTML template. Coba aja bikin post baru, terus liat hasilnya gimana. Apa jadi sama nggak ada thumbnail dan snippet, atau normal tapi post ini tetap error. Dicoba aja. Hehe.

      Delete
    3. Oke ntar gue coba. Sebenernya ga kenapa-kenapa sih. Cuma bingung aja, bikinnya sama aja kayak artikel yang lain. Kok munculnya begitu wkwkwkw xD

      Delete
  19. Wah jgn pake baju ijo nih kalo kesini, tar disangka Bonek :p

    Kapan yah di Jakarta ada kampung kaya begini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gakpapa, Arema Chronus baik hatinya kok bang wkwkwk.

      Bikiiin bikiiin huehehe, bikin kampung bola Persija, nanti warnanya oranye xD

      Delete
  20. Tambah asyik nih kampung di Malang, bersih, indah dan menjadi ikon wisata pula. Jadi pengen berkunjung saya πŸ˜ƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segera direncanakan kuy kak, sebelum mendung semakin pekat wkwkwk xD

      Delete
  21. Wah, saya baru tahu ada kampung Biru. Padahal ke Jodipannya aja saya belum sempat. Ngalam memang juara deh urusan wisata buatan begini!

    Ngomong-ngomong imajinasinya ngena banget itu, Mba. Hehehe... Saya merasa kalau setiap rumah warna biru kok jadi kaya semacam suasana bersalju gitu ya. Mau ke sana ah kapan-kapan, tapi kapan? Ahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah padahal kalo ke Jodipan, dari stasiun Malang bisa jalan loh, cuma 5 menit!
      Tiket masuknya juga murah hehehe.
      Nah itu makanya, Malang dibeginikan untuk menyambut kakak :) kapan kakak kesini? Huehehe xD

      Nah nah~ bisa jadi! Kan salju identik dengan warna putih terus agak biru.
      Kalau ke Malang deh kapan-kapan, wajib mampir kesini, sebentaar aja xD

      Delete
  22. jadi ingin nyanyi, aoi.. aoi.. ano soraaaa ...

    imajinasinya boleh juga ini, jelajah desa pinggiran kerajaan siapa tau menemukan narnia, boleh.. boleh..
    tapi aku kayaknya gak bisa menikmati ke kampung wisata semacam ini atau kampung pelangi gitu, warna-warnanya itu loh, gak nyaman di mataku, huhu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habataiiitaaaraaa modoreenaii itte, mezashita noo waa aoi aoi ano soraaaa xD
      Ini lagu lirik dan alunannya semangat banget, saya suka heheheh.

      Heheheh, lihat langsung warna-warni di langit kak :)
      /baca, pelangi/

      Gak papa gak kesini, asal nyaman sama Malang :D huehehehe xD

      Delete
  23. Waaah, ini bener-bener biruuuu...., sippp ya ke sana. Biru itu romantis, biru itu penuh kasih dan sayang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak, gak boongan kok birunya. Beneran ini bukan ijo xD

      Delete
  24. Kampung warna kayak gini memang udah banyak jaid solusi untuk mengubah citra kumuh, tapi klo pake warna biru gini apa gak sakit pes ngeliatnya. Saya pernah belajar tentang gradasi dan pemilihan warna, warna biru ini malah membuat orang cepat lelah loh. n=tapi kalo birunya diberi gradasi atau ada campuran warna netral (putih) yg lebih lembut maka bisa membuat keceriaan dan semangat. semoga org2 yg tinggal disitu bisa ngatasinya... :D

    klo ttg gambar yg muncul di depan, saya juga bingung, sih. karena postingan lainnya malah muncul, kan.. apa karena pemotongan kalimatnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa bisa sakit pes bang? Kan sudah dibenerin nih. Kayaknya tikus gak suka warna biru deh, sukanya abu-abu atau hitam. Mereka kan penganut dark-metal-hard-rock.

      Wah, baru tahu saya o.o
      Hmm~ iyasih, kalau diingat-ingat, ketika berjalan diantara semua kebiruan itu agak pusing yang halu /apaan wkwk/.
      Ada sih campuran warna lain, tapi lebih ke hitam dan hijaunya tumbuhan.

      Saya kurang tahu juga bagaimana mengatasinya. Sudah saya ubah-ubah pemotongan jump break~ tapi tetap saja. Disitu saya sedih.

      Delete
  25. Aku lebih suka yang colourfull sih..
    tapi kalo di shoot dari atas pake drone, kampung arema
    emang apiikk banget, jadi kangen malang :(
    belum pernah singgah kesini >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkwkwk mungkin kalau dalam masa yang sama, aku...............ah sama-sama sukanya sih mbaak xD
      Masalahnya KWJ sekarang tuh udha mulai kumuh lagi pojokan-pojokannya :(

      Makanya jangan kerja mulu xD
      /dikeplak/
      Akhir tahun kuy kemari xD

      Delete
  26. Keren niiih ...
    Warna birunya ngejreng mendominasi.
    Salut sama warga kampungnya yang kompakan jadi biru semua.

    Sadar wisata banget πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah pak hehehe :)

      Bagus begini, daripada dibiarin jadi pemukiman kumuh, sekalian di komersilkan dengan cara yang membahagiakan hehehe. Jadi gak memanjakan wisatawan, tapi penduduknya juga seneng dapet duit heheh.

      Delete
  27. Haha jadi mikir 2 kali bacanya. Katanya di kalob-kelab. Angele
    Tapi biru semua gitu jadi kayak suasananya dalam air gitu ga sih?
    πŸ˜‚πŸ˜‚
    Asik ker tempatnya.. Mboiss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe xD sulit ya kak? Awalnya aku juga ga paham. Tapi kata-kata di atas sudah biasa dipakai sih, jadinya terbiasa xD

      Nah bisa jadi, kayak di samudera uuwww xDD
      Kuy lah kak, masa ga kuy xD

      Delete
  28. Aaakkk aku jadi tambah mumpeng lagi ke Malang. Singo edan, dududu
    Mbis banget buat spot foto nih kampung birunya kerπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayoloooohh xDD

      Kalo menurut aku sih semua warga Indonesia wajib main ke Malang minimal sekali dalam hidupnya xD /apaansiikk/

      Nah kan? Makanya sini ke Malang. Ntar kalo bisa ketemu kak hehehehe.

      Delete
  29. keren banget blognya, tulisannya juga unik. Salam kenal mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih banyak bang!

      Semoga betah dan selamat datang heheheheh.

      Salam kenal juga dari saya :)

      Delete
  30. Oh, mbois itu keren. Baru tahu. Ehe.

    Saya termasuk orang yang suka warna biru. Pernah baca yang soal depresi, kesedihan, atau apalah itu. Namun, seperti yang kamu tulis. Biru juga bisa menyegarkan seperti memandangi langit dan laut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya saya pribadi jarang dengar sih (atau mungkin lingkungan pergaulan kurang luas wkwkw).

      Cause everything has pros and cons /nyanyi/ heheheh xD

      Delete
  31. Yooo...jadi kangen ngalam ker....
    http://www.cakapcakap.com

    ReplyDelete
  32. He mbois pol. Wes suwi gak nang ngalam. Jodipan ae aku durung, po maneh iki hehe. Pengen ke ngalam ah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan tuh kak terakhir ke Malang? Hehehehe xD

      Nah loh~ padahal destinasi super duer murah meriaah banget nih.

      Kuy kan lah secepatnya xD

      Delete
  33. *NB: sekalian mau nanya (gatau mau nanya kemana), kalau saya buka blog ini dengan url blog
    (zharnd.net), maka dalam timeline blog foto pertama dan cuplikan awal artikel ini tidak muncul.
    Kenapa ya? Ada yang bisa bantu T.T

    mau ikut jawab pertanyaan diatas.

    Aku pernah ngalamai juga, ini disebabkan karena blogspot eror dengan template custome yang kamu pake ini. Eror seperti ini memang jarang tapi sangat mengganggu.

    Solusi berdasarkan pengalaman adalah, "RE-POST" atau buat post baru dengan isi yang sama. Bisa copy paste dari artikel sebelumnya pada mode html. kemudian paste juga di mode html. Tanggal bisa di setting mundur untuk menyesuaikan urutan. Artikel lama jangan dihapus dulu . Setelah selesai baru dihapus. Resiko, komen2 nya hilang wkkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bisa error itu kenapa bang? Soalnya secara teknis mah artikel ini cara bikinnya sama aja kayak semua artikel sebelum dan sesudahnya.

      Biar bisa diantisipasi untuk kedepannya lagi.

      Itu sama aja kayak bikin artikel baru berarti :')
      Padahal yang lucu kan komen2nya xD

      Delete
  34. Aku baru tau kalau ternyata ada kampung biru juga ternyata, kereeeen!

    ReplyDelete

Hello from the other side! Syukran so much sudah baca tulisan saya sampai akhir. Gimana? Silahkan ruahkan pendapat kamu~ ヽ(⌐■_■)γƒŽ♪♬
Kalau gak komen, gimana aku bisa kenal kamu.


Maaf ya, komentar dengan link aktif tidak diperkenankan.

Sanak RancakγƒΎ(⌐■_■)γƒŽ♪

Sahabat Google+

✿Tasuketejuseyo!✿

Zahrah Nida Rosyida As Sulthoni